Khutbah

Khutbah: Momentum Bulan Rajab dan Tahun baru Masehi 2026 sebagai Langkah Refleksi Ibadah

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ للهِ، اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ فَضَّلَنَا بِشَهْرِ رَجَبَ، وَهُوَ الَّذِيْ اصْطَفَى نَبِيَّنَا مُحَمَّدًا ﷺ الْمُجْتَبَى الْمُؤَيَّد

أَشْهَدُ أَنْ لَا اِلٰهَ إِلاَّ اللّٰه وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللّٰه، اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللّٰه، أُوْصِيْنِيِ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللّٰه، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. صَدَقَ اللّٰهُ الْعَظِيمْ 

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ .وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا. وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً .وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.

فَإِنْ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.

Kaum Muslimin jama’ah shalat Jum’at Rahimakumullah..

Marilah kita selalu bersyukur kepada Allah Swt. atas segala limpahan rahmat dan taufiq-Nya. Seraya kita mengucapkan salawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad Saw. Kita, bersyukur kepada Allah karena kita masih istiqamah di dalam ketakwaan.

Kemudian, kita bersykur diberikan kesehatam dan kekuatan, sehingga kita sebagai Muslim yang masih hidup ini, dapat berkumpul bersama dalam rangka mengerjakan apa yang diperintahkan Allah Swt dalam Al-Qur’an surah Al-Jum’ah ayat, 9 yang berbunyi:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ  فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, apabila telah di seru yaitu melaksanakan shalat pada hari Jum’at maka segeralah kamu mengingat Allah, dan tinggalkanlah Jual beli, yang demikian itu lebih baik jika kamu mengetahui” (QS. Al-Jum’ah, ayat, 9)

Perintah untuk melaksanakan shalat Jum’at ini, langsung dari Allah Swt, dan diabadikan di dalam al-Qur’an. Jangan sampai, hari yang mulia ini, kita sia-siakan kemuliaan dan keutamaanya. Jangan sampai di hari Jum’at kita sibuk dengan pekerjaan dan perniagaan kita, kemudian kita lupa mempersiapkan diri mendatangi masjid. 

Hari Jum’at, adalah saiyyidul ayyam (hari yang sangat mulia). Seorang Muslim yang melangkahkan kakinya ke Masjid untuk menunaikan shalat Jum’at, malaikat mencatatnya sebagai pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun shalat dan puasa.

Rasulullah Saw mengingatkan dalam sebuah hadits:

“Siapa yang mandi pada hari Jum’at, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan, mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah”. (HR. Ahmad).

Kemudian Rasulullah Saw bersabda.

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi)

Kemudian, dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw mengatakan:

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim No. 408)

Demikianlah, keutamaan dan kemuliaan yang terdapat di hari Jumat. Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapat keberkahan. Amiin ya rabbal alamiin.

Kaum Muslimin jama’ah shalat Jum’at Rahimakumullah..

Mengawali khutbah yang singkat ini, khatib berwasiat kepada kita semua, terutama kepada diri khatib pribadi, untuk senantiasa berusaha meningkatkan ketaqwaan dan keimanan kita kepada Allah Swt. satu-satunya Tuhan yang wajib kita sembah, yang berbeda dengan apa pun dan siapa pun.

Kaum Muslimin jama’ah shalat Jum’at Rahimakumullah..

Pada hari Jumat ini, tidak terasa kita telah berada pada pertengahan bulan Rajab. Tepatnya,13 Rajab 1447 H. Kemudian kita ditakdirkan di bulan Rajab ini, melalui pergantian tahun Masehi. Dari tahun 2025 ke tahun 2026.

Sebuah mementum besar, bahwa kita telah memasuki tahun baru Masehi 2026. Tidak terasa, kita telah berada ditahun baru Masehi 2026. Tidak terasa, umur kita semakin berkurang. Tidak terasa begitu cepat waktu berlalu. Begitu cepat masa berputar.

Sementara, kita masih terlena dengan dunia. Kita masih terlena dengan kesibukan-kesibukan yang melalaikan kita dari Allah Swt. Kita masih sibuk mengurus pekerjaan yang tidak mendatangkan kebaikan dan amal sholeh. Dan kita sibuk, sibuk dan sibuk, sehingga kita luput untuk menabung pahala.

Allah Swt Berfirman:

وَتِلْكَ الْاَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِۚ وَلِيَعْلَمَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاۤءَۗ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِيْنَۙ

“Dan Masa itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran) dan Allah mengetahui orang-orang beriman (yang sejati) dan sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang zalim” (QS. Al-‘Imran, Ayat 140)

Kaum Muslimin jama’ah shalat Jum’at Rahimakumullah..

Momentum bulan Rajab ini, serta refleksi tahun baru Masehi 2026 harus menjadi pemicu, dan penanda meningkatnya keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah Swt. Bulan rajab tahun Tahun 2026 ini masing masing kita, harus berniat dan bertekad akan lebih baik dari bulan dan tahun sebelumnya.

Boleh jadi di bulan-bulan yang telah lalu, atau di tahun yang lalu, kita masih malas beribadah, kita masih malas melaksanakan amal sholeh, kita masih sibuk dengan urasan dunia dan pekerjaan kita, namun momentum bulan Rajab dan tahun baru ini kita sebisa mungkin maksimalkan tabungan amal. Pahala dan kebaikan.

Karena kita tidak pernah tahu, apakah kita masih diberikan nikmat umur oleh Allah Swt. Kita tidak pernah tahu, kapan ajal akan menjemput kita. Dan kita tidak pernah tahu apakah kita, masih akan hidup di bulan, Sya’ban atau di bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan menghampiri kita.

Karenanya, Do’a Rasulullah Saw di bulan Rajab adalah:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah, Ya Allah. Anugerahkanlah keberkahan kepada kami, di bulan Rajab dan Sya’bân, dan sampaikanlah umur kami pada bulan Ramadhân.”

Kaum Muslimin jama’ah shalat Jum’at Rahimakumullah..

Bulan Rajab satu dari empat al-Asyhur al-Hurum, bulan-bulan kita harâm, bulan-bulan yang suci dan mulia, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

Allah Swt berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثۡنَا عَشَرَ شَهۡرٗا فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوۡمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ مِنۡهَآ أَرۡبَعَةٌ حُرُمٞ

Maknanya: “Sesungguhnya bilangan bulan menurut Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah, di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan harâm” (QS. At-Taubah: ayat 36).

Allah menyebut 4 (empat) bulan tersebut sebagai bulan-bulan harâm. Karena pada awalnya peperangan di dalamnya diharamkan.

Kenapa di bulan haram dan di bulan Rajab, peperangan diharamkan, sebab yang malakukan kezaliman dibulan Rajab ini, akan diganjar dengan dosa besar. Sebaliknya, yang melakukan kebaikan, amal sholeh, baik sedekah, puasa sunnah, melakukan ketaatan akan diganjar dengan pahala yang besar pula. 

Kaum Muslimin jama’ah shalat Jum’at Rahimakumullah..

Di antara keutamaan bulan Rajab, bahwa malam satu Rajab adalah salah satu malam yang mustajab untuk berdo’a, sebagaimana hal itu ditegaskan oleh Imam Syafi’i dalam kitab al-Umm:

وَبَلَغَنَا أَنَّهُ كَانَ يُقَالُ: إِنَّ الدُّعَاءَ يُسْتَجَابُ فِي خَمْسِ لَيَالٍ: فِي لَيْلَةِ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةِ الْأَضْحَى، وَلَيْلَةِ الْفِطْرِ، وَأَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ، وَلَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ

“Telah sampai berita pada kami bahwa dulu pernah dikatakan: Sesunguhnya doa dikabulkan pada lima malam: malam jum’at, malam hari raya Idul Adha, malam hari raya Idul Fitri, malam pertama bulan Rajab dan malam Nishfu Sya’bân.”

Kaum Muslimin jama’ah shalat Jum’at Rahimakumullah..

Karenanya, momentum bulan Rajab dan tahun baru ini, marilah sekali lagi kita muhasabah dan merefleksi diri kita masing-masing. Sudah berapa kebaikan yang kita lakukan? Dan berapa banyak dosa dan maksiat yang telah kita kerjakan. Jangan-jangan, dosa dan maksiat, kita lebih besar dari kabaikan dan amal sholeh kita. Na’uzubillah

Mari kita pasang niat yang lurus, kita pasang tekad yang kuat, semoga Allah Swt memberikan kita kekuatan dalam melakukan kebaikan dan amal sholeh di bulan Rajab ini. Dan kita memohon kepada Allah Swt agar kita, diberikan keistiqomahan dalam menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Amiin ya Rabbal Alamiin.    

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ.

أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ  فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا

وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

 أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ

 إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا

 اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَاا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

 اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ،

اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هٰذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

رَبَّنَا غْفِرْلَنَا وَلِوَالِدِيْنَ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ أَلْأَ حْيَآءِمِنْهُمْ وَاْلأَ مْوَاتِ, اِنَّكَ عَلَى قُلِّ ثَيْءٍقَدِيْرِ

رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. والحمد لله رب العالمين

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ ٱللَّهَ يَأۡمُرُ بِٱلۡعَدۡلِ وَٱلۡإِحۡسَٰنِ وَإِيتَآيِٕ ذِي ٱلۡقُرۡبَىٰ وَيَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِ وَٱلۡبَغۡيِۚ يَعِظُكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ النَّحۡل : فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Postingan terkait

Khutbah: Hablum Minal Alam; Dari Alam Kembali ke Alam

Sofian Hadi

Khutbah: Akhir Bulan Sya’ban Mari Maksimalkan Amal Ibadah

Sofian Hadi

Khutbah: Mengetahui Keutamaan Dan Kemuliaan Hari Jum’at

Sofian Hadi

Khutbah: 3 Golongan Manusia di Bulan Ramadhan

Sofian Hadi

Khutbah: Masuk Syurga Bersama Rasulullah Saw

Sofian Hadi

Khutbah Kartu KSB Maju Mendorong Kesejahteraan Ummat

Sofian Hadi

Tinggalkan Komentar

You cannot copy content of this page