Lombok Utara — Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan budaya literasi di tingkat Desa, Dedi Apyandi, perwakilan Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Perpustakaan Nasional-Kabupaten Lombok Utara, dipercaya menjadi salah satu juri dalam ajang Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Kabupaten Lombok Utara.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Utara, dengan tujuan meningkatkan kualitas pengelolaan dan layanan perpustakaan desa sebagai ujung tombak literasi masyarakat. Tercatat sebanyak 7 perpustakaan desa dari 5 kecamatan turut ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung selama 2 (dua) hari dari tanggal (8-9/7/2025), di antaranya:
1. Perpustakaan Desa Malaka
2. Perpustakaan Desa Tanjung
3. Perpustakaan “Polah Palih Polos” Desa Bentek
4. Perpustakaan Desa Sama Guna
5. Perpustakaan Desa Sukadana
6. Perpustakaan Desa Kayangan
7. Perpustakaan Desa Sesait
Dalam kapasitasnya sebagai juri, Dedi Apyandi tidak hanya melakukan penilaian teknis, tetapi juga turut memberikan masukan strategis mengenai penguatan peran perpustakaan desa dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas.

Kehadiran Dedi sebagai juri sekaligus menjadi representasi aktifnya Relawan Literasi di daerah, yang selama ini dikenal aktif mendampingi komunitas literasi dan masyarakat desa dalam hal pengembangan budaya baca dan pengelolaan informasi.
“Perpustakaan desa bukan hanya tempat menyimpan buku, tapi seharusnya menjadi pusat kegiatan belajar masyarakat. Melalui ajang ini, kita berharap ada peningkatan kualitas dan inovasi dari pengelola perpustakaan desa dalam menjawab kebutuhan literasi di tingkat lokal,” ujar Dedi.
Lomba ini menjadi salah satu upaya nyata Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Utara dalam mendorong eksistensi perpustakaan sebagai pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia di wilayah kabupaten.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bersama antar pengelola perpustakaan desa untuk saling berbagi informasi praktik baik, inovasi, serta tantangan yang mereka hadapi di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh pihak, terutama pemerintah desa se-kabupaten Lombok Utara, untuk terus mendukung tumbuh kembangnya perpustakaan sebagai pusat literasi dan pemberdayaan masyarakat desa.
#LiterasiDesa #PerpustakaanDesa #RelawanLiterasiMasyarakat #PerpustakaanNasionalRI #DinasPerpustakaanKLU #BudayaBaca #GerakanLiterasiDaerah #LombokUtara #RELIMA2025 #PemberdayaanBerbasisLiterasi #PerpustakaanHadirDemiMaryabatBangsa
1 komentar