Opini

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA-I)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbawa Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (RKERDA-I) yang diselenggarakan pada hari Selasa, 24 Rajab 1447H/13 Januari 2026 bertempat di Gedung Hanipati Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan Rakerda-I MUI Sumbawa Barat berlangsung khidmat. Kegitan Rakerda di hadiri oleh para tokoh agama, tokoh ulama dan tokoh masyarakat. Termasuk dihadiri oleh Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli,,BA.,S.H.,M.M., sekaligus sebagai ketua Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Sumbawa Barat.   

Rakerda-I MUI Sumbawa Barat dibuka oleh Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M. Dalam sambutan pembukaan Rakerda MUI tersebut, Setda drh. Hairul,M.M. menyambut baik pelaksaan kegiatan Rakerda MUI Sumbawa Barat, sebagai wadah perkumpulan ulama  dan cendikiawan Muslim.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Rakerda MUI ini serta mendukung program-program MUI Kabupaten Sumbawa Barat. Saya membaca tema Rakerda ini bagus karena tertulis kata Sinergitas Ulama dan Umara’. Tentunya, kami sebagai pemerintah daerah tetap mendukung khususnya dukungan dalam bentuk anggaran. Apalagi Majelis Ulama Indonesia ini adalah organanisasi resmi mitra pemerintah yang mempunyai struktur oranisasi dari pusat hingga daerah”. Tandas Sekretaris Daerah Sumbawa Barat.

Kegiatan Rakerda-I MUI Kabupaten Sumbawa Barat tahun ini mengusung tema Memperkokoh Sinergitas Ulama Dan Umara’ Menuju Sumbawa Barat Yang Beradab, Berdaya, Maju, Luar Biasa”

Tema ini dipandang tepat berkaca kepada kondisi realitas masyarakat Sumbawa Barat. Banyak problema dan tantangan ditengah-tengah masyarakat yang harus diselesaikan dengan koordinasi dan sinergitas ulama dan umara’.

Penyakit-penyakit masyarakat semakin hari kian meresahkan. Dalam konteks inilah, ulama berperan penting meluruskan serta menyodorkan solusi konkrit terhadap problema umat. Jika problema tersebut tidak dumunculkan ke ruang publik untuk didiskusikan, dibahas dan dirembuk secara bersama, ditakutkan nantinya penyakit-penyakit masyarakat ini akan semakin parah dan mengakar.

Dalam laporannya, ketua panitia Rakerda-I MUI Kabupaten Sumbawa Barat, H. Sudirman, S.Ag menyampaikan bahwa kagiatan Rakerda MUI ini sejatinya berlangsung di tahun 2025. Namun, tertunda karena padatnya kegiatan sehingga tertunda ditahun 2026. Akan tetapi, padatnya kegiatan tidak menyurutkan semangat panitia untuk bekerja.

Peserta Rakerda-I MUI Kabupaten Sumbawa Barat terdiri dari Dewan Pertimbangan, beserta anggota pengurus. Dewan Pimpinan Harian, masing-masing ketua 9 Komisi MUI dan pengurus MUI se-Kecamatan yang diwakili oleh ketua, sektertaris dan bendahara.

Agenda Rakerda-I MUI Kabupaten Sumbawa Barat diisi dengan Orasi Ilmiah oleh Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Dr. KH. Lalu Zulkifli Muhadli,BA.S.H.,M.M. Pada kegiatan orasi yang dipandu oleh moderator Ust. Sofian Hadi, S.Pd.M.Ag. Buya Zul memberikan pesan nasihat dengan menggunakan refereansi ilmiah dan mengutip beberapa ayat al-Qur’an dan Hadits.

Point penting yang ditekankan oleh Buya Zul adalah, MUI Kabupaten Sumbawa Barat harus menjadi wadah sila Ilmiyah yang dibingkai dengan kegiatan dakwah untuk ummat. Buya juga menyinggung pengertian kata ‘adab’ sebagai pondasi sebuah peradaban. Adab, beradab, peradaban. Hingga konsep Perdaban Fitrah Kabupaten Sumbawa Barat.

Selanjutnya, Buya Zul juga menerangkan pesan penting Sayyidina Ali, Ra. Tentang 4 (empat) pilar peradaban. Pertama, Biadlil Umara’ (Keadilan Pemimpin). Kedua, Bii ilmil Ulama’ (Ilmu ulama/Cendikiawan). Ketiga, Syakha’ul agnia (kedermawanan orang kaya), Keempat,  Du’aul fuqora’ (Do’a orang miskin).

Empat pilar peradaban ini, merupakan syarat terbangunnya sebuah peradaban yang kokoh. Tidak mungkin sebuah peradaban akan maju, jika umara’ dan ulama’ tidak bersatu. Karenanya, MUI harus mampu manjawab persoalan ummat dengan basis keilmuan, keimanan dan ketakwaan kepada Allah.

Kegiatan Rakerda-I MUI Kabupaten Sumbawa Barat ditutup dengan kegiatan sesi perpotoan beraama. Perpotoan bersama seluruh Pengurus MUI dari ketua Dewan Pembina, Ketua Dewan Harian, ketua komisi, dan pengurus  MUI se-Kecamatan.

Setelah rangkaian agenda Sidang Pleno I, II, dan sidang pleno tiga. Ketua Umum MUI Kabupaten Sumbawa Barat TGH, Burhanuddin, QH, M.Pd.I menutup kegiatan rakerda-I MUI secara resmi. Semoga Allah Swt memberikan kekuatan, keimanan, keistiqamahan, dalam menjalankan amanah menjadi pengurus MUI di Kabupaten Sumbawa Barat. Amiinya rabbal alamin

Wallahu’alam bish shawaab

Postingan terkait

Kearifan Lokal (Local Wisdom) Taliwang, Quo-Vadis? Bagian Tiga. Selesai

Sofian Hadi

Islamophobia, Isu yang Terus Digoreng

Sofian Hadi

Makna Literasi: Sebuah Tuntutan Untuk Belajar Menambah Pengetahuan  

Sofian Hadi

Sepuluh Mahkota Kemuliaan Untuk Hati Yang Haus Ampunan 🔰

M. Syarif Hidayatullah

Penyimpangan Seksual Dalam Masyarakat (Sebuah Analisis Kritis)

Sofian Hadi

Bagaimana Mempertajam Ingatan bagi Generasi Milenial

Sofian Hadi

Tinggalkan Komentar

You cannot copy content of this page