OpiniSastra

Makna Literasi: Sebuah Tuntutan Untuk Belajar Menambah Pengetahuan  

“Kecerdasana literasi adalah terlepasnya manusia dari supremasi kedunguan menuju kepada supremasi pengetahuan”_Fadhil Sofian Hadi


Dalam kamus KBBI kata ‘Aksara’ merujuk kepada 3 pengertian. Pertama, sistem yang digunakan manusia untuk berkomunikasi, sedikit banyaknya mewakili ujaran. Kedua, jenis sistem tanda grafis tertentu. Ketiga, mengindikasikan makna huruf. Contoh; aksara Aramea, aksara Arab, aksara Jawi dan sebagainya.

Sistem komunikasi pada manusia memang tidak lepas dari ujaran. Ujaran merujuk kepada kata. Kata lalu mencari padanannya yang sesuai. Setelah itu, kata membentuk struktur fondasi kalimat. Tuntunya, setiap kata memiliki makna, yang kemudian diujarkan dalam susunan kalimat. Sebelum kalimat tersusun rapi, struktur katanya terlebih dahulu harus benar.

Kecerdasan seseorang dapat dilihat dari kemmapuannya menyusun kata yang terangkai rapi dalam kalimat. Kepadanan, keseimbangan dan keserasian menyusun kata, manjadi determinasi penting sebuah ujaran mudah diterima, mudah dipahami dan mudah dicerna. Di sinilah kecerdasan dan kecakapan ‘literasi’ dibutuhkan.

Kata literasi, awalnya tidak ditemukan dalam KBBI. Sebab  literasi adalah kata serapan yang asalnya dari bahasa Inggris, literacy. Literacy dalam bahasa Inggris adalah serapan dari bahasa Latin ‘Literatus’ artinya orang yang belajar. Maksud orang yang belajar adalah proses seseorang mencari pengetahuan.

Dalam perkembangannya, kata literasi menjadi slogan anti ‘kedunguan’ dan ‘kebodohan’. Artinya, seseorang yang ingin belajar meningkatkan pengetahuan akan sesutu yang paling dasar mrndasar. Pengetahuan paling dasar manusia adalah menambah kecerdasan dalam dunia membaca dan menulis.

Aspek membaca dan menulis, bukan hanya menjadi kebutuhan dasar manusia, melainkan sebagai penanda kemajuan manusia setelah beribu-ribu tahun hidup dalam kungkungan kosong kebutaan aksara, menuju kepada kemajuan pengetahuan dan perkembangan peradaban.

Kata literasi menjadi sangat familiar hari ini. Ungkapan sehari-hari yang mengindikasikan keterlibatan kecerdasan dalam melakukan sesuatu. Kecerdasan tidak hanya terbatas pada baca-tulis namun pada semua sekmen kehidupan.

Kecerdasana literasi adalah terlepasnya manusia dari sepremasi kedunguan menuju kepada perubahan. Karenanya, wajar jika kata literasi mengalami perkembangan makna yang hanya kecakapan baca-tulis, menjadi kecakapan lain mencakup pemahaman konsep, informasi dan berbagai keterampilan lain yang menuntut manusia untuk cerdas dan berpengetahuan.

Pengetahuan manusia akan bertambah apabila ia belajar. Maka kesepadanan makna Literatus dalam bahasa Latin, Literacy dalam bahasa Inggris, Literasi dalam bahasa Indonesia, atau Hiragana dan Katakana dalam bahasa Jepang dan bahasa lainnya harus sesuai dengan makna awal yakni seseorang yang belajar.

Belajar adalah proses mendapatkan pengetahuan. Pengetahuan tidak akan didapatkan selain dengan belajar. Pengetahuan dan pembelajaran inilah kemudian menelurkan teori kecerdasan yang disebut dengan istilah Literasi.

Saat ini, gaung literasi semakin keras. Pertanda pengetahuan tidak boleh mati. Pengetahuan harus tetap hidup dalam diri manusia. Berbagai cara dan langkah dilakukan untuk menghidupakan literasi. Dari perbaikan hingga perubahan kurikulum yang tidak tuntas, hingga kembali kepada konsep awal yaitu tidak ada minat belajar untuk menambah pengetahuan.

Teruslah belajar dan teruslah berproses untuk menambal tipisnya pengetahuan!

Wallahu’alam bish shawââb

Postingan terkait

Tasyriq: Hari-Hari Menjemur Jiwa di Bawah Sinar Keabadian Tauhid 🌻

M. Syarif Hidayatullah

Kehidupan Keagamaan Di Sumbawa Tahun 1847 Dalam Laporan Zollinger

Yadi Surya Diputra (Bung Suryo)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA-I)

Sofian Hadi

Pentingnya Pendidikan dalam Islam: Mencetak Generasi Berwawasan dan Berakhlak Mulia

Sofian Hadi

Tentang Menjadi Penikmat Sastra dan Penikmat Baca

Sofian Hadi

Jempang Mendoak

Sofian Hadi

Tinggalkan Komentar

You cannot copy content of this page