Taliwang- Kabupaten Sumbawa Barat. Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmasnyah, ST. M.Si membuka kegiatan Rakorda MUI ke-14 Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Lt. 3 Gedung Setda Kabupaten Sumbawa Barat. Senin pagi, 3 November 2025.
Kegiatan Rakorda MUI Provinsi NTB diselenggarakan selama 3 hari. Mulai dari tanggal 3- 5 November 2025 di Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Turut hadir dalam kegiatan Rakorda ini, Ketua Panitia MUI Provinsi NTB Prof. Dr. KH. Subhan Abdullah, MA, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Prof. Dr.KH. Saiful Muslim, MM. Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Dr. TGH. Burhanuddin, QH, S.Sos.I,M.P.d.I.
Betindak sebagai ketua panitia Rakorda MUI ke-14 Provinsi NTB. Dr. Muhammad Mufti Imam Suyanto, S.Pd.I.MP menyampaikan laporan tentang jumlah peserta Rakorda yang datang dari 8 Kabupaten dan 2 Kota Madya, berjumlah 50 peserta. Ditambah dengan 2 orang perwakilan dari masing-masing komisi MUI Sumbawa Barat.
“Sejak MUI berdiri di Kabupaten Sumbawa Barat, hingga sekarang belum ada Sekretariatnya. Kami berharap kepada Bapak Bupati Sumbawa Barat untuk dijadikan atensi penting. Begitupun juga dengan kendaraan operasional MUI di KSB karena hal ini akan membantu kelancaran program MUI di Kabupten Sumbawa Barat.” Singgung ketua panitia.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat mengapresiasi kegiatan Rakorda MUI Provinsi NTB yang dipusatkan di Taliwang Sumbawa Barat. “Kami menyambut baik kegiatan Rakorda MUI ke-14 Provinsi NTB. Ulama dan Umara’ harus tetap menjalin sinergi positif untuk membangun kemaslahatan dakwah di tengah-tengah masayarakat.” Tegas Bupati Sumbawa Barat.
“Pemerintah Sumbawa Barat senantiasa berkomitmen menjalin sinergi dengan para ulama melalui berbagai program pembangunan keagamaan dan sosial. Salah satunya adalah melalui Program Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju).
Program ini mengintegrasikan berbagai layanan sosial untuk kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi daerah yaitu “Sumbawa Barat Maju, Sejahtera dan Berkah.” Dalam pelaksanaannya, kami percaya bahwa kolaborasi antara ulama dan umara menjadi fondasi utama dalam menghadirkan keberkahan dan kemajuan daerah.” Tambahnya.
Tema Rakorda MUI ke-14 Provinsi NTB tahun 2025 mengambil tema ““Memperkokoh Peran Majelis Ulama Indonesia Sebagai Pelayan Umat (Khadimul Ummah) Dan Mitra Pemerintah (Shadiikul Hukumah) Di Propinsi Nusa Tenggara Barat.” Tema ini sangat relevan dengan sistuasi yang terjadi di Provinsi NTB.
Ketua panitia Rakorda MUI Provinsi NTB, Prof. Dr. KH. Subhan Abdullah, MA, juga menyinggung bahwa Rakorda MUI ini merupakan suatu rapat bersama antara unsur Dewan Pimmpinan MUI Provinsi dan Dewan Pimpinan MUI Kabupaten/Kota untuk membahas, merumuskan dan mengkoordinasikan pelaksanaan program kerja dan kegiatan tertentu serta hal-hal penting dan strategis yang terjadi di provinsi atau pun kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Sementara, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat, Prof. Dr. H. Saiful Muslim,MM dalam sambutannya lebih menyinggung realitas masyarakat dengan fenomena teknologi informasi.
”Untuk mengimbangi perkembangan teknologi inforamasi saat ini melalui Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan MUI daerah perju juga melaksanakan standarisasi dai sebagaimana yang telah dilakukan oleh Komisi Dakwah MUI Pusat. Kegiatan Standardisasi Dai memiliki arti penting, tidak hanya sebagai ajang penguatan kapasitas da’i dan da’iyah dalam bidang dakwah, tetapi juga sebagai momentum untuk menyiapkan mereka menghadapi perkembangan zaman, khususnya dalam era kecerdasan buatan AI (Artificial Intelligence) yang yang kini mulai menjadi bagian dari kehidupan masyarakat” Demikian Prof. Saiful Muslim, MM mengingatkan.
Beliau juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Bupati Sumbawa Barat yang memfasilitasi kegiatan Rakorda MUI ke-14 Provinsi NTB.
”Selaku Ketua Umum MUI NTB saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati KSB yang telah mengfasilitasi Rakorda ini dan kepada DP. MUI Kabupaten Sumbawa Barat sebagai penyelenggara yang telah bersedia menjadi Tuan Rumah dalam pelaksaaan Rakorda ini.
Demikian juga kami menyampaikan terima kasih kepada Dewan Pimpinan MUI Kaupaten/Kota se-NTB yang telah datang dan hadir dalam menyukseskan kegiatan Rakorda ini. Semoga apa yang kita lakukan hari ini sampai tiga hari ke depan memberikan manfaat bagi kita, bagi MUI dan mendukung pembangunan daerah yang bermanfaat pula bagi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat.”
Rentetan kegiatan pembukaan Rakorda MUI ke -14 Provinsi NTB ditutup dengan do’a oleh Dr. Lalu Mujahid Imaduddin, S.H.I.M.Ag Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang. Setelah kegiatan pembukaan, seluruh peserta Rakorda MUI diundang oleh Bupati Sumbawa Barat untuk Ramah Tamah setelah menuaikan shalat magrib di kediaman Pendopo Bupati Sumbawa Barat.
Kegiatan Rakorda MUI ke-14 Provinsi NTB di tutup pada hari Rabu Tanggal 5 November 2025, oleh Ketua MUI Kabupaten Subawa Barat, Dr. TGH. Burhanudin, QH. S.Sos.I. M.Pd.I. Sekaligus menyampaikan pesan Bupati Sumbawa Barat karena tidak bisa mengahadiri kegiatan penutupan.
Pembacaan Do’a dalam acara penutupan Rakorda MUI ke-14 Provinsi NTB dipimpin langsung oleh Tuan Guru Haji Abdul Karim Abdul Ghofur Ketua MUI Kabupaten Lombok Utara sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Bayan, Kabupaten Lombok Utara.
Wallahu’alam bish shawaab